Rabu, 24 Februari 2010

IMPLEMENTASI GOODGOVERNANCE NEW ZEALAND

Seperti saya tuliskan kemarin, New Zealand adalahkelompok negara terbersih di dunia. Menjadi negara yang bersih dari korupsi, itulah goodgovernance. Kalau Indonesia kebalikannya badgovernance.
Yang menarik saya kemukakan adalah penerapan goodgovernance di NZ. Waktu saya di sana ada tiga yang menjadi perbincangan. 1. Menteri perumahan bertemu dengan orang lain di restoran bebeapa kali, biayanya berjumlah $NZ 3371, karena makan tidak ada hubungannya dengan jabatan, disuruh kembalikan uangnya. Ini headline news 2. isteri wakil perdana Menteri ikut ke Kopenhagen, tidak ada urusan dengan kenegaraan, disuruh mengembalikan uang sebesar tiket isterinya. 3. Staf Dubes kita bercerita, mereka kalau lobby2 di restauran, tidak mau dibayar makanan/minumannya oleh Staff kita karena itu melanggar etika professi.
Saya sangat suka goodgovernance yang seperti itu. Saya menentang badgovernance yang terjadi di Indonesia ini. Ternyata dengan goodgovernance itulah rakyat/buruh menikmati hidup sejahtera dan tenteram.
Indonesia harus belajar dari NZ, Singapure, Swedia,Finlandia. Mari berantas korupsi.tq

1 komentar:

  1. kalo menurut saya pak,
    melihat bagaigamana cara NZ bisa bersih seperti itu tidak segampang itu.
    di NZ bisa PNS nya menolak/mengembalikan uang-uang yang bukan haknya, mengapa???
    perlu dilihat hal-hal lainya secara lebih komprehensif dan diperlukan wawancara-wawancara yang agak banyak.
    berapa gajinya?
    apa yang disediakan negara untuk setiap warga negaranya? sejauh mana pendidikan gratisnya? sejauh mana pelayanan kesehatan gratisnya?
    sejauh mana pelayanan kebutuhan dasarnya yang disediakan negaranya?
    apakah pejabat-pejabatnya dikuasai negara asing?
    apakah sumber daya-sumber daya negaranya dikuasai negara asing?
    apakah di negaranya diperbolehkan orang hidup bermewah-mewahan yang bisa membuat orang lain ingin ikut merasakan?menurut saya jika warga negara masih diperbolehkan hidup bermewah-mewahan tanpa batas, keinginan orang-orang swasta maupun PNS untuk ikut merasakannya, akan membuat mereka terdorong untuk juga mendapatkannya dengan cara-cara yang bisa mereka lakukan "dengan benar ataupun dengan tidak benar".
    masih banyak yang perlu ditanyakan kepada NZ, bagaimana cara mereka melakukannya. semoga sukses selalu.

    BalasHapus