Selasa, 09 Februari 2010

MUNDUR DARI KETUM PARTAI BURUH

Selamat pagi kawan2. Sejak Mei 2009 saya sdh menyatakan mundur dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Buruh. Alasannya, saya merasa tidak sanggup dan berkesimpulan bahwa Partai Buruh tidak akan maju bila saya tetap sebagai Ketua Umum. Ketidaksanggupan saya disebabkan dua hal yakni pertama, saya tidak memiliki uang yang cukup. Karena berpolitik ternyata butuh uanmg banyak.

sejak tahun 1974 saya menjadi pejuang kemanusiaan HAM dan demokrasi hingga sekarang, sehingga tidak memiliki uangyang cukup. Kedua, sistem penghitungan suara pemilu Indonesia adalah sistem curang. Dalilnya kira2 berbunyi SUARA ANDA DAPAT DICURI KECUALI ANDA JAGA. Seharusnya KPU yang dibiayai APBN berdasarkan independen dan professional menjadi saksi pemilu juga. Kalau pemilu mau jujur dan adil, buatkan ketentuan bahwa semua peserta pemilu berhak mendapatkan hasil/sertifikat penghitungan suara di semua tingkatan dan KPU sbg penyelenggara wajib memberikannya dan wajib menempelkan di papan pengumuman yang dapat dibaca semua orang.

Dari luar jabatan Ketua Umum Partai Buruh, dengan keahlian di bidang Hukum Tatanegara saya dapat memperbaiki sistem pemilu sebagaimana disertasi saya tahun 1993, DPR SEMASA ORDE BARU.

Kegiatan saya ke depan, saya kembali ke habitat sebagai pejuang kemanusiaan membela buruh, petani dan rakyat miskin tertindas lainnya dan sebagai dosen, ditambah professi baru menjadi seniman tarik suara pencipta lagu. Saat ini saya dengan Flamingoban setiap senin dan rabu jam 14.00_20.00 ada di studi rekaman, di studio MPC jln Tanah Tinggi II n0 25 Senen, jakarta pusat. Siapa ingin menyaksikan kebolehan saya silahkan ke studio MPC,,,ha,ha,ha.
Saya mhn doa kawan2 saya masih kuat membela kepentingan rakyat miskin.

1 komentar:

  1. Cukup sedih melihat Partai Buruh yang kurang diminati para buruh...

    BalasHapus