Senin, 08 Februari 2010

SIAPA ADNAN BUYUNG NASUTION?

Pagi hari ini Selasa 9 februari 2010, saya mendengar pernyataan anggota DPRRI yth Ruhut Sitompul, Adnan Buyung tidak usah didengar mentang2 tidak watimpres lagi menjadi ngoceh kayak cocokrawa, tidak akhli tatanegara karena dia waktu ambil doktor adalah pelarian dari Ketua Dewan pembina Demokrat Soeharto ehh, pembina Golkar jadi tidak usah didengar.

Saya Muchtar Pakpahan secara spontan terpanggil menjelaskan siapa Adnan Buyung Nasution(ABN)? Pertama ABN adalah pejuang HAM. Ketika orang sudah takut menyatakan yang benar terutama membela korban2 HAM dari penzoliman kediktatoran Soeharto, ABN dengan berbagai resiko melakukannya dan untuk itu ABN dkk mendirikan YLBHI. Jutaan orang dijolimi Orde Baru merasakan sejuknya kehadiran ABN dkk dan kehadiran YLBHI. ABN adalah sinar pada kegelapan hati nurani selama Orde Baru. Setiap orang yang merasakan gelapnya pemerintah di Orbe Baru, orang akan merasakan adanya terang apabila datang ke YLBHI. Sebutlah tanah orang dirampas demi pembangunan.

Aktivis yang menyatakan keyakinan pikirannya tetapi berbeda dengan Orde Baru, akan mengalami penzoliman, dibunuh, dianiaya, dipenjarakan. Buruh yang diphk dengan mudah tanpa alasa, dll kasus hukum. Ketiga, waktu saya mahasiswa di Fakultas Hukum USU, YLBHI menjadi pembela yang disebut Komando Jihad tetapi juga membela yang dituduh komunis, tetapi juga membela petani dan buruh. Saya mengagumi panggilan itu, kemudian saya menjadi aktivis, menjadi LSM, menjadi Ketua Umum KSBSI, menjadi Doktor lIlmu Hukum Tatanegara. ABN adalah guru dan panutan saya. Tentu sebagai manusia pastilah ada kelemahannya.

Tentang keahlian. Bila seseorang telah berhasil mempertahankan hasil penelitian pada promosidoktor di sebuah universitas, berarti ybs adalah peneliti mandiri dan ahli di bidang ilmu yang digeluti untuk menjadi doktor. Tentang komitmen, ABN belum pernah lari dari komitmen. Yang pernah diperdebatkan tentang ABN adalah ketika ABN penasehat hukum Habibie dan ikut pembela tersangka penembak Trisakti. Selama dia jadi Watimpres SBY, ABN menjadi saluran menyampaikan aspirasi ke dalam.

Kenyataan di pihak lain, Soeharto adalah pelaku kejahatan HAM. Walau tidak jelas, sepertinya Ruhut mau menyatakan bahwa ABN adalah penjahat maka lari ke Belanda, dan tindakan Soeharto adalah dalam koridor yang benbar. Selain itu Partai Demokrattermasuk Presiden SBY selalu menyampaikan berpolitik etis dan menyampaikan pendapat dengan santun. Dan Ketua Fraksi Demokrat menyatakan bahwa cara berpendapatnya Ruhut Sitompul masih dalam etika dan santunnya demokrat. Saya
bertanya dalam hati,,, siapa mau berkomentar?

3 komentar:

  1. menurut saya kata-kata ruhut menandakan kapasitasnya yang tidak layak sebagai anggota DPR.semoga kedepan rakyat lebih jeli memilih wakil-wakilnya.

    BalasHapus
  2. Inilah krisis moral yang diperankan oleh bang Ruhut. Tanpa tendensi apapun saya pikir masyarakat harus berikan koreksi, bila perlu desakan agar segera dilepaskan statusnya sebagai perwakilan. Tp anehnya demokrat yang mengklaim kesantunan sebagai budaya politiknya, saya pikir ada yang salah jika masih menganggaap itu santun...

    BalasHapus
  3. Apapun katan Bang Ruhut, saya masih lebih percaya kepada ABN.

    BalasHapus