Rabu, 17 Februari 2010

WELFARESTATE KESEHATAN

DALAM BADAN YANG SEHAT TERDAPATPIKIRAN YANG SEHAT. Tentu ada juga badannya tidak sehat tetap pikirannya sehatsambil uring2an.
Ungkapan di atas memperlihatkan betapa pentingnya kesehatan.Mungkin 40% penduduk Indonesia tidak akan dapat merawat & mengobati kjesehatannya bila tidak campurtangan negara/pemerintah.Obat mahal, ke dokter mahal danbiaya rumahsakit mahal.
Saya memahami welfarestate kesehatan ini sangat penting ketika saya merasakan betapa pahitnya orang miskin tidak mampu berobat terpaksa meninggal. Ibu saya Victoria Silalahi meninggal tahun 1973, karena terserang penyakit munmen(muntah menceret) Dibawake dokter disuruh opname. DIbawa mau opname, Rumah sakit (sekarang Pringadi) meminta uang duluan beli infus dan obat. Kami tidak punya uang, kami bawa pulang, meninggal.
Saya yakin kalau Indonesia adalah welfarestate,atau Soekarno masih memimpin, tidak terjaadi kisah di atas. Dan saya yakin juga, ratusan ribu mungkin jutaan mengalami seperti pengalaman ibu saya, terpaksa meninggal karena kemiskinan (secara medis tidak diobati), karena karena obat mahal,rumahsakit mahal, pemerintah tidakambil pusing. Rumahsakit mahal akibat kemenangan kapitalisme yang ganti baju dengan neoliberalisme. Neoliberalisme adalahmusuh dari gerakanburuh/sosial demokrasi.
Sayaingin sampaikan, di bidang kesehatanpun, welfarestate adalah jawaban menuju rakyat sejahtera. Welfarestateadalah citacita perjuangan saya, sehingga Soeharto berulangkali menahan dan memenjarakan saya.Yakinkah saudara welfarestate sbg jalan keluar membawa rakyat Indonesia dari kemiskinan?
Berikut masih akan saya ungkapkan welfarestate perumahan, pensiunan fakirmiskin dan keyakinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar