Selasa, 30 Maret 2010

JAMSOSTEK YANG BARU

UU no 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional mengamanatkan, paling lambat 5 tahun (oktober 2009) sudah harus dikeluarkan UU jamsostek (jaminan Sosial Tenaga Kerja) yang baru. Kenyataan belum, yang dengan demikian dapat dikatakan pemerintah dan DPRRI 2004-2009 tidak melaksanakan amanah UU no 40/2004. Sekarang waktunya mendorong pemerintah dan DPRRI masa kerja 2009-2014 memenuhinya.

Jamsostek yang baru sebaiknya seperti berikut ini.
1. Menjadi badan hukum wali amanah dan secara gotong royong. Yang cocok menampungnya adalah berbentuk Badan Hukum Perkumpulan, dasar hukumnya Staatsblaad 1970 no 64. tidak lagi BUMN.
2. Fungsinya tiga yang utama yakni menjamin dana pensiun sesudah 60 thn seumur hidup, biaya kesehatan seumur hidup dan tunjangan pengangguran karena phk. kematian dan kecelakaan adalah suplemen.
3. Pengelolanya adalah tripartit, pemerintah, serikat buruh dan assosiasi pengusaha.
4. Direksi diangkat untuk menjalankan kpts2 pengelola.
5. Iuran diambil dari gaji buruh, ditambah pengusaha. Khusus jaminan pengangguran, negara wajib ikut mengiur.

Saya akan sekuat tenaga berjuang agar prinsip jamsostek seperti itu dapat terwujud. Mhn dukungan dan doa dari seluruh buruh/pekerja. Kalau itu berhasil, jaminan kesejahteraan yang paling penting sudah dinikmati buruh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar