Rabu, 31 Maret 2010

SRI MULYIANI-BANK CENTURY-KASUS GAYUS

Sri Mulyani sdh menjadi menteri keuangan satu periode penuh 2004-2009 ditambah sejak oktober 2009 memasuki periode kedua. Serta karena dianggap internasional berprestasi, dipercayakan merangkap Menko Ekuin sejak tahun 2008, ketika Budiono dipercayakan menjadi Gubernur BI.
Apa yang dianggap keberhasilan Sri Mulyani? Di internal Sri Mulyani sebagai menkeu melakukan reformasi birokrasi. Di internasional sebagai menkeu plus menko ekonomi berhasil meningkatkan kepercayaan internasional dengan mendatangkan investasi.


Saya ingin memberi pendapat lain sebagai hasil pergumulan rasio dan rasa saya. Dari kasus Gayus Tambunan saya dapat katakan itu masih secuil dari segudang kasus di depkeu. Dari situ saya simpulkan, bahwa birokrasi di depkeu sarat korupsi di ditjen pajak juga di ditjen bea cukai. Di internasional secara khusus bagi IMF,Bank Dunia dan WTO sebagi agen neoliberalisme Sri Mulyani berhasil, tetapi menghasilkan kesenjangan yang semakin melebar ditambah gagal melindungi ratusan ribu nasabah Century. Di depkeu saja bukti kesenjangan, ada golongan III/b masih tinggal di rumah sederhana, tetapi segelintir seperti Gayus bermewahmewah.

Kesimpulan saya, Sri Mulyani gagal sebagai menkeu RI menurut UUD 1945 ditambah keputusan rapat paripurna DPRRI. Dia tidak pahlawan seperti yang dikemukakan presiden SBY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar