Jumat, 16 April 2010

EVALUASI HAL2 KECIL 65 THN MERDEKA

Tahun ini Indonesia telah merdeka 65 thn, usia menjadi oppung2 bagi manusia Indonesia. Menyambut 65 thn merdeka, saya ingin mengevaluasi hal2 kecil yang menyangkut kehidupan rakyat sehari2 dibandingkan negara tetangga yang melaksanakan welfarestate. Saya mengevaluasi negara dan pemerintahannya bukan dari angka pertumbuhan ekonomi, melainkan dari kehidupan nyata rakyat seharihari.

1. URUS SAMPAH. Di hampir seluruh kota di Indonesia sampah terbuang dimanamana. Bahkan karena tdk ada tempat sampah di pinggir jalan (seperti dingapur tiap 200 m ada tempat sampah) maka seluruh rakyat atas dan bawah buang sampah sembarangan. Lalu seperti di Jakarta, amat mudah menemukan gundukan sampah yang berbelatung.

2. TERTIBKAN MEROKOK. Ada Perda melarang merokok bahkan diperkuat Fatwa, perokok dengan bebas ada di-mana2 bahkan di airport ruang tunggu dan kedatanganpun setiap saya ke airport minimal sekali seminggu, tetap ada perokok. Kemudian banyak restauran yang membuat semua ruangannya boleh merokok, lihat di airport. Kasihan yang sensitif rokok, ibu hamil dan anak2 harus perokok pasif karena pemerintahan yang tidak becus.

3. JALAN BERLOBANGLOBANG. Hampir semua jalan kita yang protokol dan tdk protokol ada lobang2. Dan banyak jalan yang berlobang itu, baru diaspal tapi langsung berlobanglobang. Mungkin ini akibat Indonesia negara terkorup di dunia.

4. DISIPLIN. Di jalan Suprapto amat sering speda motor, bajaj dan beca melanggar marka jalan. pejalan kaki sering pintas melewati jalan berbahaya tidak lewat jembatan penyeberangan. Sehingga sering jalan suprapto makan korban.

5. PENGEMIS. Ada perda melarang memberi kpd pengemis tanpa ada program welfareaproach mengatasinya. Kenyataannya, tiap hari perempatan jalan dipenuhi pengemis. Ini akan saya bahasa tersendiri pasal 34 UUD.

6. PENERTIBAN BANGUNAN. Kota2 Indonesia semuanya dijejali pemukiman semrawut walaupun kota baru seperti Batam. Kalau kita nyebrang dari Batam ke Singapure rasanya kita sedang di Surga, dan 40 menit lagi balik ke Batam langsung seperti neraka.

7. PENGANGGUR. Tidak ada perhatian/kebijakan yang nyata dari pemerintah mengatasi pengangguran. Lalu penganggur itu menciptakan lapangan kerjanya diinformal, ngasong, warteg dan PKL. Kemudian pemerintah datang menertibkan. Bahkan pedagang pasar yang sdh lama di pasar, tiba2 pasarnya seperti pasar senen terbakar( apa dibakar?). Penganggur tdk menjadi perhatian walaupun diamanatkan Pasal 27 UUD .

8. MEMELIHARA KRETA API. Kreta api adalah sarana transportasi masaal, tepat waktu dan murah, yang kejangkau rakyat banyak. Waktu Indonesia merdeka, Belanda meninggalkan 6500km rel KA, sekarang tinggal 5000km. Berarti memelihara yang ada saja tidak sanggup.
Kalau begitu 65 tahun merdeka apa yang bisa diurus pemerintah yang terkait pada kehidupan rakyat sehari-hari? Penegakan hukum (lawenforcement) sangat penting dikerjakan oleh semua aparatur pemerintah.

Tadi pagi MetroTV menyiarkan beberapa SMS terkait penegakan hukum, revolusi saja. Apa komentar kwn2.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar