Jumat, 21 Mei 2010

MUCHTAR PAKPAHAN SIAP & COCOK JADI KETUA KPK

Saya Muchtar Pakpahan, kelahiran desa Bahjambi kec. Tanah Jawa, kabupaten Simalungun, Sumut, 21-12-1953, anak seorang buruh/kemudian petani alm. Sutan Johan Pakpahan/Victoria Silalahi. SD & SMP negeri Tanah Jawa, SMA n 5 Medan, SH dari USU, MA politik dari UI dan Doktor Hukum dari UI Jakarta.

Aktivis kemanusiaan & goodgovernance sejak 1974, menjadi pembela buruh sejak 1978, Ketua Umum DPP (K)SBSI 1992_2003, Vice President of WCL (Wordl Confederation of Labor) 2001-2005, Governing Body ILO 1999-2005. 6 tahun delegasi buruh ke sidang IMF dan Bank Dunia, paham betul hubungan korupsi dengan neolib internasional.

Penerima 7 award internasional, salah satu humanright defender award dari Sekjen PBB & Presiden Prancis tgl 10 desember 1998 di Paris dalam rangka 50 tahun deklarasi HAM PBB. Selain itu, 2 sebagai penegak hukum dan 4 sebagai pejuang buruh.

Saya yakin siap dan cocok menjadi Ketua KPK, perhatikanlah berikut ini.
1. Saya memiliki basis ilmu pengetahuan lebih dari cukup. MA bidang politik dan Doktor bidang hukum. Disertasi saya DPR Semasa Orde Baru (terbitan PSH 1994), yang memikirkan goodgovernance yang didalamnya bersih dari korupsi. Disertasi ini sangat dimusuhi Orde Baru.

2.Berani melawan kebathilan & ketidakadilan. Sejarah perjuangan saya sejak tahun 1978 membela nasib buruh yang lawannya para koruptor, saya tidak pernah takut dan tidak berhenti walaupun 7 kali ditahan, 1 kali dianiaya, 2 kali diancam dibunuh dan tiga kali dipenjarakan. Saya tidak berhenti meneriakkan goodgovernance sebagai jalan mensejahterakan rakyat.

3. Saya komit terhadap visi welfarestate, goodgovernance (bersih korupsi) dan membangun serikat buruh yang kuat. Karena itu tidak pernah mau kompromi kepada kebathilan & ketidakadilan. Supaya saya berhenti berjuang untuk goodgovernance, ditawari harta saya tolak, ditawari di kabinet 1993 saya tolak. Karena hal itu saya tolak, saya dipenjarakan Januari 1994 di Semarang, 13 Agustus 1994-20 Mei 1995 si Medan. Kemudian dipenjarakan lagi di Jakarta karena tidak mau kompromi 29 Juli 1996-25 Mei 1998, bebas sesudah Soeharto lengser. Saya diminta tidak terbitkan buku Potret Negara Indonesia dan jangan publikasikan lagu2 perjuangan yang saya ciptakan, saya publikasikan, lalu dibuat menjadi dakwaan pidana subversif.

4. Saya cocok, sanggup dan siap. Saya yakin saya cocok, sanggup dan siap jadi Ketua KPK, karena selama ini Goodgovernance adalah komitmen perjuangan saya, dan disertasi sayapun adalah mengenai hal itu. Selain itu, saya sudah mengunjungi semua negara yang rakyatnya sejahtera, pasti negara itu welfarestate, goodgovernance dan kuat serikat buruh. Itulah yang saya dambakan, tapi saya gagal karena Partai Buruh tidak dipilih rakyat dan sudah kecil dicurangi KPU pula.

Saya didorong beberapa rekan ikut melamar menjadi Ketua KPK. Masalahnya siapa yang mau mendukung saya di DPR? Bisa juga tidak didukung DPR tetapi mendapat dukungan dari rakyat luas. Mau KPK benar2 memberantas korupsi? dukung saya Muchtar Pakpahan menjadi Ketua KPK.

Referensi pikiran saya dapat dibaca dalam buku2 yg saya tulis :
1. DPR Semasa Orde Baru.
2 Potret Negara Indonesia.
3 Menarik pelajaran dari Kedung Ombo.
4. Perjuangan politik Buruh.
5 Perjuangan Kebebasan berserikat buruh.
6. Nasib Buruh Indonesia.
7. Sedang Proses Cetak pertarungan kepentingan outsourcing dan kontrak dalam UU no 13/2003.
Didukung berbagai artikel di berbagai seminar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar