Minggu, 09 Mei 2010

WELFARESTATE KESEHATAN

Welfarestate ketiga adalah kesehatan. Apa amanat UUD 1945 akan terlebih dahulu saya kutip berikut ini.
Pasal 28H ayat 1 : Setiap orang berhak hidup sejahtera dan lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Dikuatkan dengan Pasal 34 ayat 3 : Negara bertanggungjawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.

Kalau ingin digambarkan lebih lanjut, UUD menugaskan negara (pemerintah atau presiden) untuk menyiapkan sebuah sistem jaringan pengaman sosial sehingga semua orang dapat berobat dengan tanpa bayar gratis), atau semua orang dapat berobat dengan biaya terjangkau.
Tahun 1969, waktu saya menarik becak sambil siswa klas 1 SMA Negeri 5 Medan, saya ditabrak bemo, jari manis kanan saya patah dan dagingnya pelapisnya terbuang. Saya berobat ke RSUP (sekarang) RS Pringadi Medan. Hari ketiga opname, tangan saya sdh bau busuk tidak diobati, karena saya tidak mempunyai uang. RSUP Medan minta uang, karena saya tidak punya uang, tidak diobati, saya bawa tangan saya dalam keadaan sakit.

Tapi puji syukur Allah yang Maha Baik itu, menyembuhkan tangan saya, tapi tidak lagi memiliki sendi.
Tahun 1973 ibu saya terserang munmen (muntah menceret) usia 63 tahun. Dibawa ke RSUP Medan, minta didahulukan uang, tidak ada, kami bawa pulang, dua hari kemudian meninggal. Para keluarga/kerabat bilang itu kehendak Tuhan. Secara akademis saya bilang, itu karena kemiskinan dan karena negara sudah dikuasai neolib termasuk kesehatan.

Apa yang saya alami 1969 dan yang dialami ibu saya 1973 masih dialami banyak orang di seluruh RS bahkan RS negara. Bahkan pernah seorang Dirjen Departemen kesehatan meninggal di RS pertamina karena supirnya tidak langsung dapat bayar uang walaupun dia bilang bapak ini adalah dirjen.

Kepada pemerintah, kepada presiden dipesankan, laksanakan amanat UUd 1945 welfarestate kesehatan. Kalau presiden mempunyai kemauan, welfarestate kesehatan akan terlaksana. Kalau begitu, rakyat diajak mengingatkan pemerintah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar