Jumat, 04 Juni 2010

WELFARESTATE DANA PENSIUN











Seluruh negara welfarestate akan menyelenggarakan dana pensiuan bagi rakyat yang bekerja/berpenghasilan yaitu : Pegawai negeri, buruh BUMN/swasta, petani, nelayan dan pedagang pasar.
Ketika mereka sudah berusia 60 tahun, tidak bekerja lagi karena sudah mendapatkan gaji pensiunan seumur hidup. Yang petani tidak ke ladang lagi, yang nelayan tidak melaut lagi, yang pedagangtdk berdagang lagi, dan yang penerima gaji buruh dan PNS tidak bekerja lagi.

Di Indonesia sebagai dasar dari welfarestate dana pensiun ini adalah UUD 1945 Pasal 27(2) :tiap2 warganegara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pasal 28H (1): Setip orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin,.... Orang yang sesudah habis tenaganya tetapi tidak mempunyai jaminan hidup di hari tua (gaji pensiun) pasti tidak mendapatkan kehidupan yang layak dan pasti tidak sejahtera lahir batin.

Kalau rakyat Jepang rata expectation for life (harapan hidup) usia 85 tahun, Eropa 82 tahun, Indonesia 54 tahun. Karena rakyat Indonesia yang berpenghasilan, hanya PNS yang memiliki dana pensiun, sedikit buruh swasta, hampir semua petani, nelayan dan pedagang tradisional tidak memiliki dana pensiun dan dana jaminan kesehatan seumur hidup, karena itu umurnya pendek2.

Berarti berjuang bersama mewujudkan negara welfarestate itulah yang kita lakukan. Di seluruh dunia itulah perjuangan Sosial Demokrat/gerakan buruh. Gagasan welfarestate menguasai ILO dan menjadi missinya ITUC (International Trade Union Confederation). Lalu gerakan buruh di bidang politik (Partaipartai yang beridiologi gerakan buruh/sosdem) berjuangmewujudkannya
di parlemen dan pemerintahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar