Sabtu, 18 September 2010

PRESIDEN PRIHATIN SOAL KORUPSI

Di halaman 1, harian Kompas, Sabtu, 18 September 2010, terdapat artikel yang berjudul “Presiden prihatin soal korupsi”.

Komentar saya :

Presiden prihatin soal korupsi???......Selaku Presiden tidak masuk akal prihatin soal korupsi. Kekuasaan, kewenangan, kewajiban & tanggungjawab menurut UUD 1945 ada di tangan Presiden. Yang perlu adalah lakukan dengan sungguh – sungguh, jujur, adil, dan tegas pemberantasan korupsi, jangan malah melindungi atau menghalangi pemberantasan korupsi seperti yang dilakukan orang – orang sekitarnya tentang century. Sekarang tuntaskan kasus Century..BUKTIKAN!!!

Sewaktu saya mencalonkan diri menjadi ketua KPK, saya berani berjanji mengangkat Indonesia dari urutan 182 terbersih menjadi 50 terbersih, tetapi saya gagal mendapatkan kesempatan itu. Menurut pendapat kawan – kawan, mengapa saya gagal justru karena saya membuat prioritas program pemberantasan korupsi yang akan saya lakukan ada 4 (empat) yaitu :

1. Menuntaskan tindakan diskriminatif atas korupsi KPU 2004;

2. Menuntaskan tindakan diskriminatif atas korupsi Bank Indonesia;

3. Menjalankan keputusan DPR menuntaskan kasus Bank Century setuntas – tuntasnya dan seterang-terangnya menurut hukum;

4. Membongkar sampai tuntas rekening gendut beberapa Jenderal Polisi dan DPR RI.

Bapak Presiden SUSILO, lakukanlah ke-4 hal tersebut di atas, pasti Indonesia akan terangkat dari Negara terkorup menjadi masuk kelas tengah. Ini menjadi lanjutan dari somasi saya tertanggal 26 Agustus 2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar