Jumat, 17 Desember 2010

MAHFUD MD DAN REFLY HARUN

Ketika Refly melempar ke publik sebuah pertanyaan apakah MK masih bersih? ditambah dengan uraian di hadapannya ada transaksi milyard, Mahmud merespon dan meminta Refly memimpin Tim untuk mengungkapkannya. Terbentuklah Tim, ikut di dalamnya Adnan Buyung, Bambang Wijoyanto, Bambang Harimurti. Merespons dengan cara ini, baru pertama kali dilakukan oleh pimpinan lembaga kenegaraan di Indonesia. Diharapkan ini jadi preseden.
Kemudian Tim menyerahkan hasil temuannya, denbgan pesan tidak dibuka untuk publik. Pesan ini direspons malah dengan membuka ke publik. Apa yang dilakukan oleh Mahfud MD inipun adalah cara yang pertamakali dan saya dukung. Betapa simpang siurnya berita hasil Tim dengan berbagai praduga, sekiranya Mahfud tidak membukanya di publik. Selanjutnya apa yang terjadi? Masalah yang terjadi di MK pun menjadi terang benderang, sehingga siapa sajapun yang tersangkut menjadi diketahui publik, dan ternyata Refly sendiripun tersangkut juga.
Saya hormat atas kebijakan yang ditempuh Mahfud, dan layak didukung dan ditiru. Maju terus, transparansi perlu dikembangklan demi kemajuan Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar