Senin, 26 September 2011

MENGENAL GLOBAL FAIRNESS INITIATIVE

Tanggal 18 (Minggu) dan 19 (Senin) September 2011 berlangsung rapat pengurus (Board of Directors) Global Fairness Initiative (GFI) di New York, Amerika Serikat. Saya menghadiri rapat tersebut sebagai pendiri dan pengurus.

Terlebih dahulu saya perkenalkan apa itu GFI. Pendirian GFI diawali inisiatif dari Karen Tramontano mengajak teman-teman William (Bill) Clinton untuk memikirkan keadilan dunia. Karen adalah mantan asisten Bill Clinton sewaktu menjabat Presiden USA dan juga tokoh buruh dari Serikat Buruh AFL-CIO (American Federation of Labour and Confederation Industries Organization). Karen mengajak Bill Clinton, Jose Maria Figueres (Mantan Presiden Costa Rica 1994-1998), William Kok (Mantan Perdana Menteri Belanda), Petar Stoyanov (Mantan Presiden Bulgaria 1997-2002), John Sweeney (Presiden AFL-CIO), saya Muchtar Pakpahan (Ketua Umum KSBSI/Governing Body ILO/Vice President of WCL), Dr. Andrew A. Arkutu (tokoh Kesehatan dari Ghana) dan Karen sendiri. Jadilah GFI didirikan pada tahun 2003 dengan kedudukan di Washington DC, Bill Clinton menjadi Ketua dan Karen menjadi Ketua harian. Bill Clinton menjabat Ketua hingga tahun 2010, dan sejak 2010 GFI diketuai oleh Jose Maria Figueres.

Gagasan mewujudkan keadilan dunia, mendorong orang miskin keluar dari kemiskinannya serta mendorong negara yang rakyatnya miskin membangun keadilan dan kesejahteraan di satu pihak dan mendorong negara yang maju serta makmur rakyatnya untuk membantu yang negara miskin. Untuk mencapai gagasan itu lalu ditetapkanlah program kerja yang intinya mendorong buruh, petani, pengusaha dan pemerintah untuk tetap duduk bersama mencari dan menetapkan solusi dan menciptakan berbagai kreativitas membuka peluang terciptanya kesejahteraan rakyat.

Rapat tahun ini meliputi tiga pembicaraan penting. Pertama membicarakan tugas utama organisasi mengevealuasi kerja tahun 2010-2011 serta menyusun program 2011-2012. Dalam program tahun berikutnya, diusahakan ada yang dikerjakan di Indonesia, memajukan hubungan industrial Indonesia serta memajukan mutu kehidupan petani Indonesia. Kedua, membicarakan award. Mulai tahun 2010, GFI memberikan award kepada tokoh atau aktivis yang secara signifikan bekerja bagi lapisan rakyat bawah dan berhasil melakukannya. Pertama kali penerimanya adalah dari India, organisasi SEWA (Self –Employed Women’s Association), yang diserahkan oleh Secretary state of America Hilary Rodham Clinton, yang diterima oleh Ela Bath sebagai pendiri dan ketuanya, bertempat di John F. Kennedy Opera House - Washington. Untuk tahun 2011 akan diterima aktivis petani dari Peru, bernama Albina Ruiz, yang penyerahannya akan dilakukan pada 16 Nopember 2011 di John F. Kennedy - Washington, oleh Lulla da Silva mantan Presiden Brazillia. Untuk tahun 2012 ada rencana di Indonesia. Ketiga secara informal ada dialog tentang krisis ekonomi Amerika yang sekarang sedang berlangsung.

Berikut ini adalah kegiatan-kegiatan saya dalam bentuk gambar.


Saya (tengah), Sonny Pudjisasono (Ketua Umum Partai Buruh) (kiri) dan Markus Tiwow (Sekretaris Jenderal Partai Buruh) (kanan) berfoto di depan Gedung Putih, Washington DC – Amerika Serikat.

Saya bersama John Sweeney (Presiden ITUC – AFL CIO), salah seorang pendiri dan pengurus GFI.


Saya bersama Petar Stoyanov (mantan Presiden Bulgaria), juga salah seorang pendiri dan pengurus GFI.


Saya bersama Jose Maria Figueres (mantan Presiden Costa Rica) juga pendiri dan sekarang adalah Ketua GFI.


Pengurus berfoto bersama, wanita ditengah yangmenggunakan jas coklat dan celana coklat adalah Karen Tramontano, pendiri dan Presiden GFI, yang juga mantan asisten Presiden Bill Clinton (seperti Mansekab).


Saya berfoto di dalam Gedung Putih, di bekas meja kerja mantan Presiden John F. Kennedy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar